Jumat, 30 Desember 2016
MAHASISWA DAN DOSEN POLTEKKES JAKARTA III KEMENKES KUNJUNGI PONPES. ULUL ILMI
MILAD IKAMI 2016
Ikami adalah sebuah wadah organisasi yang dibentuk pada tahun 2011 dimana kegiatan ini diprakarsai oleh beberapa alumni senior dan terlahirlah sebuah organisasi yang bernama IKAMI pada tanggal 25 Desember 2011 yang di pimpin oleh Ust. Ahmad Rais, S.Pd.I, Dimas Pramudia Harsono, SH, Daniel Supriyatna, dan jajaran pengurusan lainnya.
| Ketua Umum IKAMI Ust. Ahmad Rais dan ketua panitia milad Sdr. Amnah |
| Foto bersama pada acara Milad ke 5 IKAMI 2016 |
| Ahmad Tajudin (Ketua Terpilih 2016-2019) |
Kamis, 29 Desember 2016
IKAMI Kongres 2016 Regional Karawang
Rabu, 28 Desember 2016
PENOMENA OM TELOLET OM
MENANGKAP MAKNA OM TELOLET OM
Hal sederhana dimulai dari anak-anak kecil di daerah Jepara mengapa bisa mendunia. Mengapa harus dari anak-anak kecil?Mengapa dari Jepara?
Saya mencoba mengulas bermodalkan metodologi ilmu titen dari almarhum bapak. Malam Jumat saya lihat di YOUTUBE anak-anak kecil pada berteriak OM TELOLET OM dan betapa girangnya saat klakson Bus berbunyi. Saya ulang berkali-kali untuk menangkap Simbol dari yang diteriakkan, pasti ada pesan dikaitkan dengan fenomena sekarang. terus saya dengarkan berulang-ulang, seolah ada sesuatu yang ingin diteriakkan kepada orang dewasa. Seolah-olah teriakannya berubah menjadi OM TOLERANSI OM....
Dibalik trend pasti ada suatu simbol yang disampaikan dan ini secara ilmiah bisa ditangkap dengan metode SEMIOTIC. Saat sekarang ini, dimana orang dewasa hanyut dalam arus INTOLERANSI, gemar menyuarakan semangat Sektarianisme dan Primodialisme, bahkan lupa bahwa dulu pernah dibesarkan oleh Guru/Dosen yang berbeda agama, teman yang mendewasakan beragamanya juga berbeda, bahkan tetangga yang baik yang mengenalkan nilai kehidupan agamanya juga belum tentu sama.
Keindahan tersebut terobek, tersayat, tercabik karena sesuatu kepentingan Politik yaitu KEKUASAAN DUNIA.
Teriakan anak-anak yang masih murni, adalah teriakan bagi kaum DEWASA untuk mengutamakan TOLERANSI, karena keindahan hidup bisa tercipta jika ada Toleransi. Dan saat nilai toleransi diwujudkan, disitulah ada kegirangan bagi jiwa-jiwa yang mempunyai kehendak baik seperti kerumunan anak kecil tersebut.
Mengapa dari JEPARA...ya kota kecil itu adalah kota pengubah, dari gelap terbitlah terang. Jadi saya menangkap simbol OM TELOLET OM adalah simbol yang mempunyai makna kekinian agar kita meneriakan TOLERANSI dan menjunjungnya sebagai nilai luhur dalam berbangsa dan bernegara.